SISTEM INFORMASI PANGAN DAERAH - DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
← Kembali ke daftar berita

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

Kategori: Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Terpantau Aman

EQUATOR TV, BULUNGAN— Hingga saat ini stok beras yang dikelola Kantor Cabang Badan Urusan Logistik (Bulog) Tanjung Selor dipastikan dalam kondisi aman. Kondisi ini diprediksi masih sangat mencukupi untuk menenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menjelang momen lonjakan permintaan seperti bulan puasa dan hari- hari besar keagamaan. Hal ini di sampaikan langsung oleh Asisten Manajer Operasional Bulog Bulungan, Dwi Novianto, saat ditemui tim liputan Equator TV , Rabu (14/1/2026).

Stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini mencapai 1.200 ton dan tambahan dari Jatim 1.500 ton, jadi total sekitar 2.700 ton, dengan stok tersebut, Bulog memastikan ketersediaan beras masih aman hingga akhir tahun 2026.

Untuk harga, Dwi menyebutkan, stok yang ada terdiri dari berbagai jenis, mulai dari beras medium hingga premium. Untuk program SPHP (Stabilitas Pasokan dan harga Pangan) , bulog sendiri menyiapkan  beras premium kemasan 5 kilogram dengan seharga Rp. 77.000, sedangkan kemasan 10 kilogram Rp. 154.000. Sedangkan beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp. 60.000. Ia juga mengakui, tantangan utama Bulog di wilayah Bulungan dan sekitarnya bukan pada ketersediaan barang, melainkan pada biaya distribusi. Jarak tempuh ke daerah seperti Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT) cukup jauh, sehingga ongkos angkut menjadi lebih besar dibandingkan distribusi di wilayah Bulungan sendiri, yang membuat mitra penyalur harus berhitung matang agar tidak merugi.

“Kalau ambil sedikit, bisa rugi karena biaya angkut. Itu yang jadi pertimbangan mitra di daerah yang jaraknya jauh,” jelasnya.

Meski begitu, distribusi beras Bulog tetap menjangkau tiga wilayah utama, yakni Bulungan, Malinau, dan KTT. Terkait serapan beras lokal, Bulog juga terus menyerap hasil panen petani di wilayah Bulungan, seperti di Tanjung Palas, Karang Agung, dan Sajau.

Beras yang dibeli umumnya merupakan beras medium, yang dibeli langsung dari petani dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Proses pembelian dilakukan secara tunai untuk memudahkan petani, mengingat tidak semua memiliki akses perbankan.

“Hasil serapan lokal ini sementara masih disimpan di gudang dan belum didistribusikan, karena menunggu arahan lebih lanjut,” tutupnya. (RT)

 

Sumber : https://equator-tv.com/2026/01/14/stok-beras-bulog-2026-di-tanjung-selor-terpantau-aman/ 

Tags: sphp beras BULOG